Pengertian Rekursif
Rekursif berarti suatu proses yang memanggil dirinya sendiri. Pemanggilan prosedur atau fungsi ke dirinya sendiri bisa berarti proses yang berulang yang tidak bisa diketahui kapan akan berakhir. Dalam rekursif sebenarnya terkandung pengertian prosedur atau fungsi. Perbedaannya adalah bahwa rekursif bisa memanggil ke dirinya sendiri, tetapi prosedur atau fungsi harus dipanggil lewat pemanggil prosedur atau fungsi. supaya tidak terjadi Infinitely Looping atau Perulangan terus menerus, kita perlu menambahkan sebuah statement kondisi dimana program akan berakhir jika pembatasnya sudah terpenuhi.
Bentuk Rekursif
Suatu fungsi/prosedur yang memanggil dirinya sendiri, bentuk rekursif maksudnya bentuk dimana pemanggilan fungsi terdapat dalam body fungsi. Dengan rekursif, program akan lebih mudah di lihat.
Tujuan dari bentuk rekursif :
- menyederhanakan penulisan program
- Menggantikan bentuk iterasi
- ada kondisi terminal (basis)
- ada subroutine call yang melibatkan parameter yang nilainya menuju kondisi terminal (recurrence)
- Tidak bisa melakukan nested loop atau looping bersarang.
- biasanya membuat fungsi yang sulit di pahami, hanya cocok untuk persoalan tertentu saja.
- memerlukan stack yang lebih besar
- proses lumayan berbelit karena terdapat pemanggilan fungsi yang berulang-ulang dan pemanggilan data yang di tumpuk
- Sangat mudah untuk melakukan perulangan dengan batasan yang luas dalam artian melakukan perulangan dalam skala yang besar.
- dapat melakukan perulangan dengan batasan fungsi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar